Kelebihan dan kekurangan marmer sebagai bahan material lantai merupakan dua hal yang tidak sebanding karena marmer cenderung memiliki kelebihan yang lebih daripada kekurangan. Marmer yang tergolong dalam batuan metamorf memiliki bentuk asli yang hampir sama dengan batu alam lainnya yakni teksturnya kasar dan tampilanya kusam sebelum menjalani proses pengolahan pada industri sebenarnya. Namun setelah melalui berabgai proses dalam industri, batu marmer memilikitampilan seperti yang dikenal selama ini. Uratnya terlihat jelas sebagai motif yang variatif, warna alami dan permukaannya licin serta mengkilap. Karena berbagai keunggulan tersebutlah marmer kini banyak dijadikan pilihan sebagai bahan bangunan atau bahan produksi perabot rumah yang berkelas dan selalu memikat hati.

Daftar Kelebihan dan Kekurangan marmer Sebagai Bahan Material Lantai

Batu marmer yang setelah diolah menjadi bahan pelapis lantai berkelas memiliki beberapa karakteristik yang membuatnya semakin melejit dan disukai banyak orang. Karakteristik tersebut antara lain tahan panas sehingga memeberikan efek nuansa yang sejuk, memiliki kilau dan kilap yang alami sehingga membuatnya semakin berkelas, memiliki pilihan warna, corak dan ukuran yang variatif. Selain dijadikan sebagai pelapis dinding dan bahan produksi perabot, marmer lebih banyak diaplikasikan sebagai lantai. Meskipun demikian, terdapat beberapa kelebihan dan kekurangan lantai marmer yang perlu diketahui sebelum menjadikannya pilihan salah satu bahan konstruksi rumah.

Kelebihan Marmer Untuk Konstruksi Lantai

Marmer memiliki daftar kelebihan yang jauh lebih banyak dibadningkan dengan kekurangannya sebagai bahan pembuat material lantai. Berikut ini adalah daftar kelebihan dari marmer yang diapliaksikan sebagai lantai yang berkelas.

  • Tahan panas dan tidak mudah menghantar panas

Kelebihan marmer yang pertama adalah tidak mudah menghantarkan panas atau konduktor yang jelek. Oleh karenanya marmer dapat tahan dari sengatan panas bahkan hampir tidak dapat terbakar. Dengan demikian, menggunakan marmer sebagai lantai di dalam rumah akan menimbulkan kesan sejuk dan anti panas bahkan saat udara gerah atau panas sekalipun. Pengaplikasian marmer sebagai lantai untuk rumah sangat pas bagi negara-negara yang memiliki iklim tropis dengan udara cenderung panas.

  • Variatif dalam warna dan motif

Kelebihan lantai dari bahan marmeryang kedua adalah tersedia dalam berbagai pilihan warna dan motif. Harga yang ditawarkan pun tak kalah variatif dari harga paling murah hingga paling mahal. Dengan demikian, akan menjadi sangat mudah dalam memilih variasi marmer yang dapat disesuaikan dengan desain dan kebutuhan.

  • Tidak mudah tergores

Marmer juga tidak mudah tergores meskipun intensitas hilir mudik sangat sering. Permukaan mengkilapnya juga tak lekas memudar meskipun sudah lama. Bahkan saat terjadi banyak gesekan-gesekan pada lantai tak akan mudah membuatnya menjadi kusam dan kehilangan kilauannya.

  • Sangat mudah dirawat

Perlu waktu yang lama untuk membuat lantai marmer kehilangan kilauannya dan menjadi kusam. Namun ketika lantai marmer menjadi kusam, tak perlu khawatir karena dapat dengan mudah kilapnya dikembalikan lagi. Terdapat cairan khusus yang mengandung zat kimia yang sia bereaksi untuk mengembalikan kilap lantai marmer.

  • Tahan lebih lama

Jika dibandingkan dengan keramik atau bahan konstruksi lantai lainnya, tentu saja marmer menduduki tempat yang paling optimal dan dapat tahan lebih lama.

Kekurangan Marmer untuk Konstruksi Lantai

Setelah mengetahui kelebihan marmer, kini saatnya mengetahui beberapa kekurangan lantai dari bahan marmer, antara lain.

  • Permukaan lebih cenderung licin

Kekurangan yang pertama adalah marmer memiliki permukaan yang licin. Hal ini menimbulkan resiko terpeleset yang lebih besar apalagi bagi anak-anak kecil yang masih senang berlarian kesana kemari atau untuk orang-orang yang sudah berumur yang jika tidak hati-hati atau berjalan dengan kaki atau alas kaki basah akan menimbulkan resiko jatuh. Untuk itu, pemilihan motif dan bahan sangatlah penting untuk dilakukan.

  • Harga yang dibandrol relatif mahal

Karena kualitas dan tampilannya yang sangat memukau yakni presisi, terdapat aneka motif sesuai bentuk urat dan warna yang beraneka membuat marmer dibandrol dengan harga yang relatif lebih mahal dibanding bahan keramik lantai yang lainnya. Semakin rapi dan jelas urat yang terdapat pada mamer dan pemotongan yang dilakukan secara maksimal, maka akan semakin tinggi pula harga yang dibandrolkan.

  • Cenderung sulit diperbaiki

Meskipun berkontur sangat kokoh dan kuat, namun marmer tetap memungkinkan untuk mengalami kerusakan seperti pecah atau terdapat lubang. Apabila sudah terlanjur memiliki lubang, akan sangat sulit untuk diperbaiki. Untuk dapat memperbaikinya dan mengembalikan tampilan seperti semula, harus mendatangkan ahli karena tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Para ahli akan melakukan penambalan atau langkah lain yang sesuai sehingga tampilan marmer akan kembali menjadi seperti semula. Namun jika langkah perbaikan marmer tidak dilakukan oleh profesional, akan terlihat jelas bekas tambalan marmer tersebut.

Demikianlah ulasan mengenai beberapa kelebihan dan kekurangan marmer sebagai bahan material lantai yang harus diketahui dan dijadikan bahan pertimbangan sebelum membelinya. Semoga bermanfaat.